WELCOME TO "lebay blog"
sebuah gelas putih terisi air putih dan tercelupkan teh celup di tambah gula, ditambah gara, rasanya nano,,,,, sebuah perjlanan yang penuh liku-liku
Laman
happy
bersenang-senang bersama teman
Sabtu, 19 Agustus 2017
malam sampaikan padanya bahwa aku rindu saat menghabiskan beberapa rembulan bersamanya...
berbincang dan bersenda gurau mengikuti perbincangan angin
Ya tuhan sang pencipta malam,,, aku ingin setiap malamku selalu bersamanya,,,
Ya Tuhan, namnya selalu ku sebut dalam doaku
TUhan aku inginkan dirinnya
ribuan janjiku terlontar kepadamu jika engkau mengizinkan makhluk yang ENGKAU ciptakan satu itu hanya untukku
Ya Tuhan, cukup dia yang terakhir untukku,,,
aku tidak ingin mencari yang lebih baik darinya,,, karena tidak akan pernah ada habisnya,,,
aku ingin dia, hanya dia dalam hidupku sampai dengan aku mati dalam dekapnya, dan dalam nafasnya yang membisik di sebelah telingaku.
Ya Allah aku mohon kepadamu dengan sembahku di sujudku, gugahlah hatinya untuk mempercepat meminangku, yakinkanlah hatinya untuk segera meminangku. Amin.
Sabtu, 07 Januari 2017
ketahuilah
ketahuilah,,,
hati ini sudah tak mampu membendung harapan itu bersamamu,,,
ketahuilah,,, aku sudah tak mampu berpura-pura tenang untuk menantimu menyematkan cincin di jariku,,,
ketahuilah bahwa aku rapuh menantimu,,
aku takut,,,
bayangan ini selalu menghantuik,,,
aku mengharapkanmu,,,
aku tak sanggup kehilanganmu
aku takut kau nyatanya tak sanggup bersamaku
aku takut jika kau ikhlas untuk tak berada disamapingku
dan aku takut jika kau bahagia bersama selain diriku....
ketahuilah aku mengharapkan hari itu tiba,,,
atau sebaiknya-baiknya jika tanpa hari itu aku mati saja....
diakhir nafasku aku ingin dia yang memelukku
Tuhan,,,,
kau pertemukan aku dengannya dengan cara yang indah,,,
tuhan kau berikan rasa ini yang tidak bisa kuungkap,,
aku merasakan adanya terang dalam gelapnya malam disetiap harinya bersamanya,,
aku menginginkannya tuhan,,,
akankah takdirmu membawaku untuk bisa mati dalam pelukannya,,,
untuk mengakhiri hayatku setelah mengabdikan seluruh usiaku untuknya
tuhan,,,
pantaskah aku memintanya untuk menjadi imamku dalam setiap solatku sampai dengan detik terakhir aku menghembuskan nafasku
tuhan terlalu indah rasa yang kurasakan ini,,,
namun terlalu menyesakkan juga untuk membayangkan detik-detik nafasku berakhir dipelukannya sebagai suamiku
tuhan,,
jika dia memang bukan orang yang memelukku dalam nafas terakhirku maka hapuskan rasa yang ada ini, berikanlapang selapang-lapangnya hati ini,,, jika memang tak mampu ku mengecup dahinya dalam setiap malam untuk membisikkan selamat malam,,,
namun jika hamba boleh bertekuk lutut dan sujud dengan derai air mata yang sama dengan saat tulisan ini dibuat maka restui dia untuk menjagaku, untuk memelukku di setiap malam, untuk selalu mengajariku mendekat kapadamu, bahkan sampai dengan menuntunku untuk melafalkan namamu di nafas terakhirku,
Langganan:
Postingan (Atom)